Cara Rasulullah SAW Mengendalikan Marah

kendalikan marah
Siapa pun pernah marah, bahkan Rasulullah SAW pun pernah marah karena memang marah adalah sifat manusia.
 
Rasulullah SAW bersabda:
"Aku ini hanya manusia biasa. Aku bisa senang sebagaimana manusia senang. Aku bisa marah sebagaimana manusia marah" (HR. Muslim)

Tapi kenapa Rasulullah SAW sering mengulangi perkataan "jangan marah" kepada para sahabat. Misalnya ada seorang laki-laki berkata kepada Nabi SAW "berilah saya nasihat". Beliau bersabda, "jangan marah". lelaki itu terus mengulang-ulang permintaannya dan beliau tetap menjawab. "jangan marah" (HR. Bukhari)

Larangan ini bukan dimaksudkan untuk menghilangkan rasa marah, tapi yang dimaksud rasul jika marah jangan kau tumpahkan kemarahanmu. Inilah yang ditegaskan rasulullah SAW pada seseorang yang datang kepadanya dengan mengatakan, "Wahai rasulullah, ajarkanlah kepada saya sebuah ilmu yang bisa mendekatkan saya ke surga dan dijauhkan dari neraka, maka beliau bersabda, "jangan tumpahkan kemarahanmu, niscaya surga akan kau dapatkan."

Bagaimana cara mengendaliakn amarah?

1. Memohon perlindungan kepada Allah SWT

Hal ini diungkap oleh salah seorang sahabat nabi bernama Sulaiman bin Suron, "Ketika aku sedang duduk bersama rasulullah SAW ada dua orang laki-laki yang sedang bertengkar dan saling mencela. Salah seorang dari keduanya telah memerah wajahnya dan mengembang urat lehernya. Maka rasulullah SAW bersabda, "sesungguhnya aku mengetahui satu kalimat yang seandainya dia mengucapkannya maka niscaya akan hilang kemarahan yang dirasakannya . Seandainya dia mengatakan : "Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk", maka akan
hilang kemarahan yang dirasakannya" (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Diam

    Agar terhindar dari ucapan-ucapan buruk yang sering timbul ketika orang sedang marah.
Rasululullah SAW bersabda:
"jika salah seorang dari kalian marah maka hendaknya dia diam" (HR. Ahmad dan Bukhari)

3. Berganti posisi

    Agar kemarahan bisa tertahan dalam diri, Abu Dzar Al Ghifari menyebutkan bahwa rasulullah SAW bersabda: "Jika salah seorang dari kalian marah dalam keadaan berdiri maka hendakny dia duduk, kalau kemarahanya belum hilang maka hendaknya dia berbaring" (HR. Abu Dawud, Ahmad dan Ibnu Hibban)

Jika marah bisa ditahan maka ada janji manis dari rasulullah SAW dalam sabdanya: "barang siapa yang dapat menahan marahnya sementara ia dapat meluapkannya maka Allah akan memanggilnya di hadapan segenap makhluk . Setelah itu, Allah menyuruhnya memilih bidadari surga dan menikahinya dengan siapa yang ia kehenndaki" (HR. Ahmad)

Artikel lengkap baca di Musallamun.com/Musallamun.blogspot.com

Postingan terkait: